lcpDotlcpDotDT
Skip to main contentheaderOutFocus

Menciptakan Perubahan Setiap Hari

UNTUK MENGUBAH DUNIA

Rambut berpengaruh pada setiap orang di Bumi. Beberapa orang mungkin menganggapnya sebagai hal yang sepele atau tidak penting, tetapi pada kenyataannya, rambut berpotensi mengubah suasana hati dan bahkan mungkin dunia kita.

Kami serius.

Selama 20 tahun terakhir, Pantene telah bekerja sama dengan Dr. Marianne LaFrance dari Yale University untuk memahami kekuatan dan pentingnya rambut. Dr. LaFrance menemukan bahwa hal-hal yang tampak remeh–seperti perasaan seseorang akan rambutnya–dapat memengaruhi kebahagiaan bahkan kesuksesannya. Studi terbarunya melibatkan 4.400 wanita dari sebelas negara. Hasilnya mengungkap dua hal penting:

  1. Ketika merasa percaya diri dengan rambut kita, kita akan percaya pada diri sendiri, kemampuan kita, dan hal-hal yang mampu kita raih. Selain kepercayaan diri, rambut indah juga dapat menunjukkan kemampuan seseorang.

  2. Dibandingkan dengan pakaian ataupun riasan, rambut memiliki pengaruh yang lebih besar dalam menunjukkan diri kita kepada dunia. Dengan tampil percaya diri dan yakin bahwa kita mampu mencapai apa yang kita inginkan, kita memiliki kekuatan untuk mengubah dampak yang dapat kita timbulkan pada lingkungan sekitar kita. Lebih dari sekadar penampilan.

Oleh karena itu, Pantene telah membuat komitmen jangka panjang untuk membantu orang-orang memiliki “rambut indah” secara menyeluruh dan transformatif. Kami mendukung momen-momen besar maupun kecil di mana rambut berperan dalam meraih tujuan penting, baik secara pribadi maupun profesional. Seperti bekerja sama dengan The Wing untuk mengajarkan wawasan bisnis kepada para siswi SMA dan memberikan dana sebesar $100.000 serta bimbingan kepada para pengusaha wanita yang menciptakan perubahan di lingkungan sekitar mereka lewat acara penting kami, "Pitch Perfect." Atau, komitmen kami terhadap komunitas LGBTQ+ , yang membantu memaknai kecantikan yang sesungguhnya.

Kami masih memiliki tugas lain. Pada umumnya, 95% orang merasa tidak percaya diri dengan rambutnya. Mungkin kita merasa baik-baik saja, tetapi jarang kita merasa luar biasa. Misi kami adalah menciptakan perawatan rambut yang dapat mengubah rambut yang baik menjadi luar biasa..

Ternyata, hal kecil dapat menciptakan dampak yang besar.

Pantene. Kekuatan untuk Berubah.


SUMBER:

Marianne LaFrance Ph.D. Profesor Psikologi Yale University, Penulis “An Experimental Investigation Into the Effects of ‘Bad Hair’” dan ”The Importance and Satisfaction Women Attach to Their Hair: Causes and Comparisons Across Eleven Countries”.

Linda Odioso Staf Penelitian selama 35 tahun di P&G, yang meneliti studi tentang Rambut Indah

Tracey Long Manajer Senior, Komunikasi Perusahaan P&G, Bekerja dengan Dr. LaFrance dalam Studi tentang Rambut Berantakan

Calvin Lai, Ph.D. Profesor Asisten, Ilmu Psikologi & Otak Washington University di St. Louis, Direktur Penelitian Project Implicit Research Harvard University, Pimpinan Diversity Science Lab

Safiya Umoja Noble, Ph.D. Penulis Tamu “Algorithms of Oppression: How Search Engines Reinforce Racism”

Alexis McGill Direktur Eksekutif Johnson dan Pendiri The Perception Institute Lead Researcher tentang “The ‘Good Hair’ Study: Explicit and Implicit Attitudes Toward Black Women’s Hair”

Sean Munson, Ph.D. Lektor Kepala, Desain & Rekayasa Berbasis Manusia University of Washington, Penulis studi tentang bias gender tersembunyi di Google Image Search.

Vivian Diller, Ph.D. Psikolog dan penulis “The Psychology Behind a ‘Good Hair Day.’” Penulis “Face It: What Women Really Feel As Their Looks Change”

Emma Tarlo, Ph.D. Profesor Antropologi, Direktur Penelitian University of London, Penulis “Entanglement: The Secret Lives of Hair”.

Teiahsha Bankhead Ph.D., L.C.S.W. Profesor di Divisi Kerja Sosial, California State University, Sacramento. Penulis “Self-Esteem, Hair-Esteem and Black Women with Natural Hair”.

Peter Belmi, Ph.D. Profesor Asisten Perilaku Kepemimpinan dan Organisasi di University of Virginia, Penulis studi “Mirror, Mirror on the Wall, Who's the Fairest of Them All”

Mahzarin R. Banaji, Ph.D. Profesor dan Kepala Departemen Richard Clarke Cabot Profesor Etika Sosial di Harvard University, Pendiri Project Implicit Harvard

Kate Ratliff, Ph.D. Profesor dan Direktur Bidang Psikologi Sosial di University of Florida, Direktur Eksekutif Project Implicit Harvard